followers

Senin, 28 Februari 2011

On DayMonday #6 – Tamimi

“Berproseslah dengan Senang”
Tamimi – sekilas namanya imut sekali. Tapi jangan salah sangka, pasangan yang satu ini sangat lekat dengan proses sablon. Bergulat dengan cat, screen, dan bahan-bahan kimia sudah jadi makanan sehari-hari. Katanya, mereka memang senang melakukannya. Inilah sedikit kisah tentang Mas Aping dan Mbak Nadiyah si empunya Tamimi.  


Kami datang dan mereka menyambut hangat, sehangat teh yang disiapkan untuk mengawali obrolan. Sejak 2008, Mas Aping dan Mbak Nadiyah sudah mulai berkreasi membuat kaos anak. Waktu itu namanya Cream Caramel. Di samping itu, mereka juga menerima orderan konveksi dan itu masih berlanjut sampai sekarang. Kemudian, sedari 6 bulan lalu, mereka memutuskan untuk membuat dan membangun sebuah brand yaitu Tamimi.  


Nama Tamimi sendiri diambil dari nama anaknya, yaitu Gulam Rasyiq Tamimi. Maknanya, anakku yang gesit dan tangkas, sempurna keadaannya.  Tamimi menyajikan produk-produk berupa pouch, shopping bag, bantal, notebook, dan masih banyak lagi. Kalian bisa lihat lebih jauh di blognya. 

 

Green Shopping Bag sendiri cukup menyita perhatian karena pengemasannya yang menarik. Dia menyematkan bagaimana melipat Green Shopping Bag itu menjadi lebih simple untuk dibawa ketika tidak dipakai.  Hal ini menjadi solusi bagi teman-teman yang tidak ingin ribet ketika bepergian. 

 

Mbak Nadiyah terus berusaha mengembangkan kreasinya dalam membuat barang-barang handmade. Dia mengaku, tema yang disajikan meliputi hal-hal yang berada pada koridor kesenangannya. Kalau senang, dia akan melakukannya, dia akan mengeksekusinya. Bahkan pernah, dia mengaplikasikan gambar anaknya (gambar ikan paus) dalam beberapa produknya. Hand-drawing, sablon, dan kesenangan, itulah ciri yang disajikan oleh Tamimi. 

Salah satu pengampu di Seni Rupa Institut Seni Indonesia Yogyakarta ini seolah mengabdikan dirinya untuk dunia grafis. Dia mengajarkan ilmu tentang grafis di kampus, di rumah dia juga mengaplikasikan ilmunya itu untuk membangun Tamimi. 

Dunia digital semakin cepat berkembang, tapi wanita berdarah Medan ini tetap yakin bahwa barang-barang yang melewati proses handpress itu akan lebih bernilai dan lebih keren. Dunia juga semakin cepat berkembang dan berubah, Tamimi pun tidak luput dari rintangan. Tapi semua itu adalah proses yang harus dilalui. Dia akan menghadapinya dengan senang. Baginya, kita semua akan berproses, maka hadapilah dengan senang. Energi positifnya menjadi inspirasi bagi kami. 

Di akhir pembicaraan, Mbak Nadiyah yang narsis ini memberikan saran dan tips menarik untuk kita semua. Menurutnya, kita harus banyak bersenang-senang, lakukan yang terbaik terhadap hal yang paling kita sukai, dan jadilah orang yang terbuka, karena memungkinkan kita untuk lebih siap menerima perubahan. Dia juga memberikan tips untuk memajang produk atau hasil karyamu di ruang tamu/beranda rumahmu. Dengan begitu, tamu-tamu yang datang ke rumahmu bisa melihatnya dan kalau beruntung para tamu akan membeli hasil karyamu. Hehe.


Begitulah cerita singkat dari Tamimi. Sederhananya, mereka bergerak, mereka berproses, dan tentunya dihadapi dengan senang hati. Semoga menjadi inspirasi dan memperluas wawasan teman-teman semua. Onde mandeee......!! :D

Tamimi
Aping       | 081 5799 7055
Nadiyah   | 081 5798 8977
alamat      : Dusun Ngoto RT 05 no. 1
                  Jalan Imogiri Barat, Sewon, Bantul, Yogyakarta
email        : tamiminad[at]yahoo[dot]co[dot]id
facebook  : Tamimi Box
blog         : http://tamimibox.blogspot.com/

Ditulis oleh : Ojan

2 komentar:

Nadiyah Tunnikmah mengatakan...

Tulisannya bagus..makasih ya :))

OJANTO mengatakan...

terima kasih sekali mbak Nadiyah :-)

Share This

Related Posts with Thumbnails